kelas : TKJ_1A
dosen : Achmad Bachris
1.


·
Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan
konten informasi dari pengguna dan aplikasi-aplikasi tertentu.
·
Menyediakan struktur informasi yang
alami dan mudah dipahami.
·
Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan
dan objektifitas kinerja (waktu respon, waktu pemrosesan, dan ruang
penyimpanan.
3.
Apa yang dimaksud dengan macro
lifecycle dan micro lifecycle, sebutkan perbedaannya ?
Macro
life cycle adalah siklus kehidupan sistem informasi.
Micro
life cycleadalah siklus kehidupan basis dimana proses perancangan basis data
merupakan bagian dari siklus hidup sistem informasi.
Jadi,
micro life cycle merupakan bagian dari macro life cycle.
4.
Tahap 1 – Pengumpulan data
dan analisa
Merupakan suatu tahap dimana kita melakukan proses indentifikasi dan analisa kebutuhan-kebutuhan data dan ini disebut pengumpulan data dan analisa. Untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan suatu sistem database, kita harus mengenal terlebih dahulu bagian-bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem database, termasuk para user yang ada dan para useryang baru beserta aplikasi-aplikasinya. Kebutuhan-kebutuhan dari para user dan aplikasi-aplikasi inilah yang kemudian dikumpulkan dan dianalisa.
Berikut ini adalah aktifitas-aktifitas pengumpulan data dan analisa:
Merupakan suatu tahap dimana kita melakukan proses indentifikasi dan analisa kebutuhan-kebutuhan data dan ini disebut pengumpulan data dan analisa. Untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan suatu sistem database, kita harus mengenal terlebih dahulu bagian-bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem database, termasuk para user yang ada dan para useryang baru beserta aplikasi-aplikasinya. Kebutuhan-kebutuhan dari para user dan aplikasi-aplikasi inilah yang kemudian dikumpulkan dan dianalisa.
Berikut ini adalah aktifitas-aktifitas pengumpulan data dan analisa:
1.
Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya
2.
Peninjauan dokumentasi yang ada
3.
Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data
4.
Daftar pertanyaan dan wawancara
5.Transaction throughput
Rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem database, dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi (misal : digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll). Hasil dari fase ini adalah penentual awal dari struktur penyimpanan dan jalur akses untuk file-file database.
Rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem database, dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi (misal : digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll). Hasil dari fase ini adalah penentual awal dari struktur penyimpanan dan jalur akses untuk file-file database.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar